ETIKA BISNIS#
Nama
: Ilham Ramadhani
NPM : 12217868
KELAS : 3EA19
Memberikan
contoh Tentang Perilaku Bisnis Yang Melanggar Etika
A.
Korupsi
Korupsi
telah menjadi penyakit yang melanda banyak orang, baik para politisi, pejabat
publik yang dipilih, para pebisnis, maupun masyarakat madani. Hal ini merupakan
suatu yang ironis. Gerakan reformasi timbul salah satunya karena ingin
memberantas korupsi, tetapi justru di era reformasi korupsi semakin hebat.
Maraknya korupsi di indonesia menunjukkan rendahnya kesadaran moral bangas ini.
Korupsi
dalam bisnis tentu tidak hanya terjadi pada taraf internasional, namun
perhatian yang diberikan kepada masalah korupsi dalam literatur etika bisnis
terutama diarahkan kepada konteks internasional. Alasan dapat dimengerti.
Justru masalah korupsi dapat menimbukan kesulitan moral besar bagi bisnis
internasional, karena di negara satu bisa saja dipraktekkan apa yang tidak
mungkin diterima di negara lain.
B.
Pemalsuan
Pelaku
bisnis tanpa memperhatikan nilai-nilai etik dan ajara agama cenderung
memanfaatkan kesmpatan bisnis tidak untuk kemaslahatan manusia, karena dalam
benaknya hanya terlintas bagaimana caranya mendapatkan keuntungan dan
pendapatan material meski dengan cara yang melanggar etika dan salah sehingga
selain terjadi kekerasan dan korupsi, mereka juga melakukan tindakan penipuan,
perbuatan amoral, sampai dengan tindakan dan kebijakan yang bertentangan dengan
ketentuan tuhannya.
Dewasa
ini sudah sangat sering ditemukan kasus penipuan-penipuan, mulai dari pemalsuan
dokumen, pemalsuan produk, pengoplosan, sampai dengan pencurian yang
menggunakan teknologi informasi dan komunikasi canggih. Penyakit sosial ini tidak
dapat diatasi dengan perangkat hukum yang ada tanpa dukungan nilai-nilai moral
yang etis.
C.
Pembajakan
Kasus
pembajakan dalam industri musik dan film di Indonesia sudah menjadi sesuatu
yang biasa di masyarakat umum namun sesungguhnya hal tersebut sangat merugikan
bagi para pelaku bisnis di industri musik dan film di Indonesia, namun karena
lemahnya pengawasan pemerintah dan kurang tegasnya tindakan hukum bagi
oknum-oknum pelaku pembajakan, membuat para pelaku tidak jera terhadap
perbuatannya. Banyaknya kios-kios yang menjual barang-barang bajakan membuat
semakin pelik masalah pembajakan di Indonesia.
D.
Diskriminasi Gender
Diskriminasi
pekerjaan adalah tindakan pembedaan, pengecualian, pengucilan, dan pembatasan
yang dibuat atas dasar jenis kelamin, ras, agama, suku, orientasi seksual, dan
lain sebagainya yang terjadi di tempat kerja.Dari data yang kami himpun dari
berbagai artikel, rupanya diskriminasi terhadap perempuan di dunia kerja sampai
saat ini masih banyak dijumpai di perusahaan-perusahaan. Topik yang dipilih pun
terkait wanita yang kami amati dari segi kasus kehamilan, stereotype gender,
dan agama (teruma muslim).
E.
Konflik Sosial
Pengertian
Konflik Sosial (Pertentangan) adalah sebagai suatu proses sosial antara dua
pihak atau lebih ketika pihak yang satu berusaha menyingkirkan pihak lain
dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Latar belakang adanya
konflik adalah adanya perbedaan yang sulit ditemukan kesamaannya atau
didamaikan baik itu perbedaan kepandaian, ciri fisik, pengetahuan, keyakinan,
dan adat istiadat.
F.
Masalah Polusi
Sebaiknya
dalam hal ini pemerintah ambil andil dalam masalah polusi khususnya di
Indonesia saat ini. Karena jika di diamkan maka masyarakat tidak akan bisa lagi
menghirup udara segar dan dapat juga menyebabkan sesak nafas dan kelainan
paru-paru. Hal ini pun dapat di tuntaskan apabila masyarakat peduli dan selalu
mengadakan sosialisasi rutin di lingkungan disekitarnya. Dengan cara menanam 1
pohon pun masyarakat sudah menolong dan membantu mengurangi polusi di
Indonesia. Pesan saya untuk masyarakat di indonesia adalah pintar-pintarlah
menggunakan kendaraan bermotor seperlunya, dan jangan lupa untuk menanam pohon
agar kita dapat terus menghirup udara segar dan terhindar dari penyakit yang
dapat tiba-tiba menyerang kita melalui polusi udara.
Contoh
Kasus
Tren
Korupsi Bergeser ke Lembaga Legislatif TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Panitia
Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rhenald Kasali, menuturkan
tren korupsi di Indonesia kini beralih ke ranah legislatif, seperti lembaga
DPR. "Ada yang blur dari sisi penyediaan anggaran di sana," kata
Kasali dalam diskusi di Warung Daun Cikini, Sabtu, 11 Juni 2011.
Penganggaran
di wilayah legislatif dinilainya belum transparan. "Mudah digoyang,"
kata Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu. Penggoyang lembaga
legislatif (DPR) itu bisa dari pengusaha maupun legislator yang menyaru menjadi
pengusaha.
Di
sisi lain, Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana,
menuturkan korupsi yang merusak merupakan korupsi politik. "Ini
hulunya," kata Denny.
Denny
mencontohkan hulu korupsi seperti dalam pemilihan umum, pemilihan kepala
daerah, hingga pengadaan barang dan jasa. Sementara itu, hilirnya adalah
korupsi hukum. "Korupsi yang terjadi ketika ada kasus hukum," kata
Denny.
Antara
hulu dan hilir, Denny menguraikan jembatannya adalah pebisnis. "Pebisnis
bisa membayar politikus maupun aparat penegak hukum demi kepentingan
mereka," papar Denny.
Salah
satu upaya mengurangi korupsi politik adalah memperbaiki partai politik.
"Kita sudah on the track dengan menyederhanakan partai politik," kata
Denny. Dengan semakin sedikitnya partai politik, kian mudah mengatur manajemen
kepentingan. "Sistem ini bagus untuk sistem presidensial."
Pendapat
saya berdasarkan dua kasus diatas ialah masih lemahnya hukum di Indonesia dan
kurang tegasnya pemerintah dan lembaga KPK dalam menangani kasus korupsi.
Dugaan korupsi yang diterima oleh jaksa Sistoyo bahkan diduga melibatkan lebih
dari satu pengusaha berdasarkan salah satu artikel diatas. Dapat dilihat hal
ini sangat bertolak belakang dengan etika bisnis. Praktek korupsi yang
dilakukan ini bertentangan dengan norma dan hukum serta penyalahgunaan jabatan
resmi yang dilakukan oleh jaksa dan 2 pengusaha demi keuntungan pribadi.
Menurut saya pemerintah dan lembaga KPK harus berani dan tegas dalam memberantas
korupsi agar tingkat korupsi di Indonesia bisa berkurang bahkan hilang.
DAFTAR
PUSTAKA
Arijanto,
Agus. 2014. Etika Bisnis Bagi Pelaku Bisnis : Cara Cerdas Dalam Memahami Konsep
dan Faktor-Faktor Etika Bisnis dengan Beberapa Contoh Praktis. Jakarta: Raja
Grafindo Persada
Bartens,
K. 2015. Pengantar Etika BisnisI. Yogyakarta: Kanisius
Keraf,
Sonny. 2018. Etika Bisnis Tuntutan Dan Relevansinya. Yogyakarta: Kanisius
http://avigusti.blogspot.com/2017/06/etika-bisnis-contoh-kasus-korupsi.html
http://muhammadadilayusuf.blogspot.com/2017/06/v-behaviorurldefaultvmlo.html
https://mariefrancis65.wordpress.com/2016/11/27/memberikan-contoh-tentang-perilaku-bisnis-yang-melanggar-etika/



